Studi Banding dari Badan Sumber Daya Manusia Kementrian Kelautan dan Perikanan

Pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2017, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran mendapatkan kunjungan dari Badan Sumber Daya Manusia Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Rombongan diterima oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Bapak Cpat. Sukirno, MM serta Tim Jajaran SPMI STIP Jakarta. Dalam Kunjungan tersebut, pihak Badan Sumber Daya Manusia Kementrian Kelautan dan Perikanan melakukan Studi Banding mengenai pelaksanaan SPMI serta mekanisme penerimaan calon Taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan visi misi, struktur SPMI STIP dan langsung ditanggapi sekaligus Tanya jawab dari kedua belah pihak.

Dengan adanya kunjungan studi banding tersebut diharapkan dapat lebih mempererat hubungan kerjasama diantara kedua pihak serta dapat saling bertukar informasi dalam rangka mewujudkan pelayanan prima diantara kedua lembaga.

whatsapp-image-2017-02-14-at-09-10-05

Akreditasi Lembaga Beserta Seluruh Program Studi STIP JAKARTA Terakreditasi “A”

Belakangan ini terdapat kecenderungan para alumni mendatangi lagi lembaga almamaternya bukan untuk sekedar melepas rasa kangen terhadap adik-adik kelasnya maupun sekedar bertemu dengan dosen-dosen waktu semasa kuliah dulu, namun untuk suatu kepentingan mendapatkan informasi tentang peringkat akreditasi almamaternya. Informasi ini sangat diperlukan karena beberapa perusahaan atau institusi yang menampung para lulusan perguruan tinggi saat ini telah menjadikan peringkat akreditasi sebagai salah satu indikator melihat kualitas pencari kerja yaitu dengan melihat kondisi riil almamaternya terlebih dahulu.

Salah satu Kriteria suatu Perguruan Tinggi mendapat Akreditasi A yakni, Kualitas dosen, infrastruktur, perkembangan riset harus semakin baik. Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem jaminan mutu eksternal yaitu suatu proses yang digunakan lembaga dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. Kegiatan ini diawali dengan melakukan kegiatan evaluasi diri (self evaluation) terhadap berbagai/komponen dari masukan, proses dan produk perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi tersebut dan mengirimkan laporannya ke lembaga asesor.

Selanjutnya berdasarkan laporan evaluasi tersebut pihak lembaga asesor mengirim beberapa pertanyaan (borang) untuk diisi dan berdasarkan isian tersebut dilakukan kunjungan lapangan (site visit) oleh asesor sebagai tindakan validasi. Dengan kata lain Akreditasi sama dengan status dan proses. Status disni dalam konteks perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, sedangkan Proses dalam konteks ini maksudnya adalah proses kegiatan akademik telah dilakukan memenuhi standar mutu dan kecenderungan melakukan perbaikan secara berkesinambungan melalui evaluasi diri.

Akreditasi adalah sebuah upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan penjaminan mutu alumni perguruan tinggi, Akreditasi dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT), dan terdiri dari 2 akreditasi, yaitu Akreditasi Program Studi (Prodi) dan Akreditasi  Perguruan Tinggi/Institusi.

Jika ibarat sebuah kapal, maka akreditasi adalah semacam keterangan kelaikan dari sebuah badan penjamin mutu bahwa kapal yang diproduksinya laik dipasarkan, bahkan tidak hanya di tingkat lokal, tapi bisa bersaing untuk diekspor.

BAN-PT adalah lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan menilai, serta menetapkan status dan peringkat mutu program studi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan.

Tujuan dan manfaat akreditasi

  1. Memberikan jaminan bahwa program studi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT dengan merujuk pada Standar Nasional pendidikan yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari penyelenggaraan program studi yang tidakmemenuhi standar yang ditetapkan itu.
  2. Mendorong program studi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi
  3. Hasil akreditasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan dalam transfer kredit perguruan tinggi, pemberian bantuan dan alokasi dana, serta pengakuan dari badan atau instansi yang lain.

Mutu program studi merupakan cerminan dari totalitas keadaan dan karakteristik masukan, proses, keluaran, hasil, dan dampak, atau layanan/kinerja program studi yang diukur berdasarkan sejumlah standar yang ditetapkan itu.

Penilaian akreditasi prodi didasarkan pada 7 standar, antara lain:

  1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, dan strategi pencapaian.
  2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu BAN-PT.
  3. Mahasiswa dan lulusan, ini biasanya dilihat quesioner para lulusannya, IP yang diraih para mahasiswanya, rekrutmen mahasiswa.
  4. Sumber daya manusia (SDM) seperti jumlah dosen, kualifikasi dosen, pengembangan dosen.
  5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik.
  6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi.
  7. Penelitian (Jurnal2, Karya Ilmiah, dll) dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Setelah itu didapat nilai akhir (skala 0-400)  kemudian dibagi dalam tingkatan akreditasi A untuk prodi dengan nilai akhir 361-400, akreditasi B nilai 301-360, akreditasi C nilai 201-300. Agar dapat mengeluarkan ijazah, sebuah prodi harus minimal terakreditasi C.

Akreditasi bagi Sekolah Tinggi/Universitas sudah menjadi seperti nyawa. Manfaat lain dari akreditasi adalah, bagi lulusan yang ingin bekerja apalagi ingin jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), beberapa instansi mensyaratkan akreditasi. Bahkan beberapa perusahaan swasta sudah mensyaratkan calon tenaga kerjanya harus dari perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B bahkan_harus_A.
Banyak instansi-instansi yang mensyaratkan tenaga kerjanya berasal dari lulusan prodi yang berakreditasi A. Kalau Pemda umumnya minimal B. Walaupun dari Universitas Negeri yang ternama sekalipun tapi jika akreditasinya C maka tidak bisa mendaftar di pemda (pemerintah daerah).

Dalam Undang-Undang 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi (Dikti), mulai 10 Agustus 2014, ijazah legal jika dikeluarkan oleh kampus yang institusi dan prodinya terakeditasi. ”Jika prodinya saja yang terakreditasi, ijazahnya bodong. Masyarakat harus tahu aturan baru ini, supaya tidak menyesal,” kata Ketua BAN PT, Mansyur Ramli, seperti dikutip JPNN (10 Agustus 2014, Institusi dan Prodi Wajib Terakreditasi).

SekolahTinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta memiliki 3 Program Studi yakni Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan. Ketiga Program Studi tersebut semuanya mendapat Akreditasi dengan Peringkat “A”. Artinya, SekolahTinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta  merupakan Sekolah tinggi dengan semua Program Studi nya Terakreditasi “A”. Hal ini sesuai dengan:

  1. SK nomor: 261/SK/BAN-PT/Akred/Dpl-IV/VII/2014 untuk Program Studi Nautika dengan Nilai 361 dengan peringkat “A” dan berlaku hingga 23 Juli 2019.
  2. SK nomor: 092/SK/BAN-PT/Ak-SURV/Dpl-IV/III/2015 untuk Program Studi Teknika dengan Nilai 377 dengan peringkat “A” dan berlaku hingga 23 Juli 2019.
  3. SK nomor: 181/SK/BAN-PT/Akred/Dpl-IV/VI/2014 untuk Program Studi Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan dengan peringkat “A” dan berlaku hingga 27 Juni 2019.

jurusan

Pada awal tahun 2017 ini, SekolahTinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta mendapatkan pengakuan Akreditasi Lembaga (AIPT) dengan predikat “A” berdasarkan SK nomor: 3005/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016 Tanggal 20 Desember 2016 dan akan berlaku hingga 20 Desember 2021. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta merupakan Sekolah Kedinasan dibawah Badan Pengembangan SDM Perhungan dan menjadi satu-satu nya perguruan Tinggi dibawah Kementrian Perhubungan yang telah melakukan Akreditasi Lembaga dan setingkat dengan 27 Perguruan Tinggi Negeri, 15 Perguruan Tinggi Swasta, dan 3 Perguruan Tinggi Kementrian Lain yang sudah mendapatkan Akreditasi “A” dari Tiga ribuan Perguruan Tinggi di Indonesia.

 

lembaga

Melalui keikutsertaan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta sebagai sekolah Kedinasan yang aktif dalam hal standarisasi dan penjaminan mutu pendidikan, diharapkan SekolahTinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menjadi lembaga yang mendidik Sumber Daya Manusia menjadi Perwira-perwira Pelayaran Niaga serta Ahli Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang handal dan berkualitas internasional.

 

Nauyanam Avasyabhavi Jivanam Anavasyabhavi

Di darat kita berkarya, Di laut kita berjaya.

Sosialisasi Penilaian Angka Kredit (PAK) Online

whatsapp-image-2016-11-25-at-15-28-04

Angka kredit, adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilaibutir-butir kegiatan yang diberikan/ditetapkan berdasarkan penilaian atasprestasi yang telah dicapai oleh seorang dosen dan yang dipergunakan sebagaisalah satu syarat dalam rangka pembinaan karier dalam jabatanfungsional/kepangkatan dosen. Dasar Hukum Kegiatan ini adalah Peraturan Menpan No. : 17 Tahun 2013 tentang JabatanFungsional dan Angka Kreditnya. Pada tanggal24 November 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran mengikuti sosialisasi Penilaian Angka Kredit (PAK) secara Online sehingga data yang diupload oleh kementrian dapat langsung dikoreksi dan disetujui oleh Direktorat Karir dan Kompetensi SDM, Direktorat Jenderal Sumberdaya IPTEK dan DIKTI, Kementrian Riset danTeknologi Pendidikan Tinggi.

Downlod materi sosialisasi ini, dapat diunduh di laman: http://www.4shared.com/rar/PeBnSZbgba/Materi_Sosialisasi_PAK_2016_Ja.html

Audit Internal Dalam Rangka Persiapan Audit Quality Standard System (QSS).

whatsapp-image-2016-11-14-at-10-07-34

Pada hari Senin tanggal 14 November 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran melaksanakan Persiapan Audit Quality Standard System (QSS).

Pelaksanaan audit internal ini dilaksanakan pada Jurusan Nautika, Teknika dan Divisi pengembangan Usaha yang merupakan titik awal persiapan STIP dalam menghadapi Eksternal Audit IMO, di mana setelah kegiatan audit internal ini akan di lanjutkan dengan kegiatan Audit Eksternal dari Ditkapel untuk STIP yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 November 2016.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari workshop yang telah diselenggarakan Pada hari Rabu sampai dengan Kamis Tanggal 5 – 6 Oktober 2016 lalu tentang persiapan (QSS) yang berbasis pada STCW 1978 Amandement 2010 dengan narasumber dari Ditkapel yaitu Bapak Capt. Ferry Akbar dan Bapak Capt. Bharto Ari Raharjo yang membahas masalah penerbitan sertifikat, STCW dan IMSAS (IMO Member State Audit Scheme) Serta Bapak Capt. Yan Riswandi.,M.Sc yang membahas tentang STCW Amandement 2010 khususnya berkenaan dengan pelaksanaan Training yang di selenggarakan oleh STIP harus sesuai dengan Regulasi dari STCW untuk menunjang persiapan STIP dalam menghadapi kedatangan Auditor Eksternal dari IMO yang kemungkinan akan di laksanakan pada awal tahun 2017.

 

Sosialisasi Pemutakhiran Data PDDIKTI untuk pengelolaan Sertifikasi Dosen.

whatsapp-image-2016-11-10-at-10-23-57-3

Pada hari Rabu 9 Noveber 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran memenuhi undangan Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (RISTEK Dikti) Dalam Rangka Sosialisasi Pemutakhiran Data PDDIKTI untuk pengelolaan Sertifikasi Dosen.

Sertifikasi dosen adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen. Program ini merupakan upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional, dan memperbaiki kesejahteraan dosen, dengan mendorong dosen untuk secara berkelanjutan meningkatkan profesionalismenya. Sertifikat pendidik yang diberikan kepada dosen melalui proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi.

Sertifikasi dosen merupakan program yang dijalankan berdasar pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah R.I No. 37 Tahun 2009 tentang Dosen dan Peraturan Mendiknas RI Nomor 47 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen. Proses penilaian akhir portofolio dilakukan oleh asesor, yang diusulkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi dosen setelah mengikuti pembekalan sertifikasi, dan mendapatkan pengesahan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Hasil diskusi tersebut memberikan informasi mengenai update dan pengajuan perubahan data dosen pada PDPT Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran agar link ke menu serdos dan sosialisasi penggunakan akun serdos oleh Perguruan tinggi pengusul (PTU).

 

Bahan/Data hasil sosialisasi dapat diunduh pada link dibawah ini:
http://www.4shared.com/postDownload/clgccfUCce/bahan_rapat.html

 

Visitasi re-Akreditasi Lembaga

whatsapp-image-2016-10-28-at-08-33-06

Pada Hari Jumat tanggal 28 Oktober 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta melaksanakan Visitasi re-Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural dan fungsional STIP Jakarta, diawali dengan Pembukaan Oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan dilanjutkan paparan oleh 3 Asesor yaitu : Prof.Dr.Ir. Niartiningsih.,MP (UNHAS), Prof.Ir. Ahmad Zubaydi.,M.eng (ITS), Dr. John Suprihanto.,MIM (UGM).

Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem jaminan mutu eksternal yaitu suatu proses yang digunakan lembaga yang berwenang dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. Dengan demikian, akreditasi melindungi masyarakat dari penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Penilaian yang dilakukan oleh pakar sejawat dari luar institusi terkait (external peer reviewer).

Kegiatan Penilaian akreditasi Lembaga didasarkan pada 7 standar, antara lain:

  1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, dan strategi pencapaian
  2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu BAN-PT
  3. Mahasiswa dan lulusan, ini biasanya dilihat quesioner para lulusannya, IP yang diraih para   mahasiswanya, rekrutmen mahasiswa
  4. Sumber daya manusia (SDM) seperti jumlah dosen, kualifikasi dosen, pengembangan dosen
  5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
  6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
  7. Penelitian (jurnal, karya ilmiah, dll) dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Dengan adanya kegiatan re-Akreditasi ini, diharapkan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta akan Menjadi institusi pendidikan pelayaran bertaraf internasional yang menghasilkan sumber daya manusia pelayaran professional sesuai dengan Visi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran.

whatsapp-image-2016-10-28-at-08-33-53

Kunjungan STIP Ke Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (RISTEK Dikti) Dalam Rangka Validasi Perubahan Data ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT)

whatsapp-image-2016-10-21-at-14-23-43-1

Pada hari Jumat 21 Oktober 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Melakukan kunjungan ke Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (RISTEK Dikti) untuk melakukan Validasi Perubahan Data ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT). Kunjungan ini merupakan kunjungan lanjutan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan selaku Pembina PDPT bagi Sekolah dibawah Kementrian Kementerian Perhubungan Pada hari Senin 10 Oktober 2016 lalu untuk melaksanakan diskusi terkait Pelaksanaan Pelaporan dan Perubahan data ke PDPT.

Kunjungan dimulai dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk melaporkan kendala-kendala yang terjadi pada operator Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Kemudian kunjungan ke Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) PDPT yang berada di Lantai 2. Hasil diskusi tersebut menemukan beberapa hal yakni adanya menu perubahan data yang diusulkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran tidak muncul pada menu Admin BPSDM namun muncul di Pusdatin Ristek Dikti sehingga usulan terkait perubahan-perubahan, dll tidak dapat diproses.

Hasil diskusi tersebut menghasilkan kesimpulan adanya ketidaksesuaian antara menu usulan dengan dengan menu persetujuan pada PDPT Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Tindak lanjut  yang akan dilakukan adalah selalu melakukan koordinasi antara Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, BPSDM dan Kemenristek Dikti sehingga permasalahan-permasalahan tersebut dapat segera teratasi.

whatsapp-image-2016-10-21-at-10-00-58

 

Rapat Persiapan Visitasi BAN-PT

whatsapp-image-2016-10-18-at-09-14-55

Pada pada tanggal 18 Oktober 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta melaksanakan rapat persiapan Visitasi re-Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Kegiatan ini diawali dengan paparan persiapan pelaksanaan, jadwal kegiatan, PIC, dll. kegiatan tersebut berlaksanakan di ruang rapat  yang di pimpin oleh Puket II Yaitu Bapak Heru Widada.,MM dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural maupun fungsional STIP Jakarta. Dalam rapat tersebut diputuskan beberapa hal penting terkait persiapan kunjungan Asesor BAN-PT yang akan di laksanakan pada tanggal 27-29 Oktober 2016. Visitasi ini akan di lakukan oleh 3 Asesor  yaitu : Prof.Dr.Ir. Niartiningsih.,MP (UNHAS), Prof.Ir. Ahmad Zubaydi.,M.eng (ITS), Dr. John Suprihanto.,MIM (UGM).

Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem jaminan mutu eksternal yaitu suatu proses yang digunakan lembaga yang berwenang dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. Dengan demikian, akreditasi melindungi masyarakat dari penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Penilaian yang dilakukan oleh pakar sejawat dari luar institusi terkait (external peer reviewer).

 

 

Kunjungan STIP Ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Dalam Rangka Validasi Perubahan Data ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT)

whatsapp-image-2016-10-10-at-14-59-04

Pemerintah menyediakan ruang untuk melakukan pengecekan keabsahan dan legalitas alumnus suatu perguruan tinggi melalui Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT).

Bila nama seseorang tercantum sesuai ketentuan di dalam PDPT, maka dipastikan ijazahnya legal. ”Sebaliknya bila pada PDPT namanya tidak muncul namun memiliki ijazah, maka bisa dipastikan itu palsu.

Manfaat Umum PDPT antara lain Mendukung kebutuhan PT dalam :

  1. Memperpanjang ijin penyelenggaraan Program Studi, Serdos dan BKD, Beasiswa Dosen dan Mahasiswa, Bantuan Hibah, dll.
  2. Menyediakan pusat penyimpanan data pelaporan akademik dan non akademik PT (termasuk publikasi ilmiah).
  3. Mendukung kebutuhan benchmarking PT.
  4. Mengakomodasi heterogenitas sistem informasi di PT.
  5. Mempermudah pengiriman data (letak geografis).
  6. Menjamin keamanan data di level jaringan dan basis data.
  7. Mendukung integritas dan konsistensi data.
  8. Membantu dalam pengambilan keputusan.

Sumber : ICT – PDPT – Dikti

 

Pada hari Senin 10 Oktober 2016, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Melakukan kunjungan ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan selaku Pembina PDPT bagi Sekolah dibawah Kementrian Kementerian Perhubungan dalam Hal ini diwakili oleh Ibu Citra Handayani, untuk melaksanakan diskusi terkait Pelaksanaan Pelaporan dan Perubahan data ke PDPT.

Hasil diskusi tersebut menemukan beberapa hal yakni adanya menu perubahan data yang diusulkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran tidak muncul pada menu Admin BPSDM sehingga usulan terkait perubahan-perubahan, dll tidak dapat diproses.

Hasil diskusi tersebut menghasilkan kesimpulan adanya ketidaksesuaian antara menu usulan dengan dengan menu persetujuan pada PDPT Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Tindak lanjut  yang akan dilakukan adalah melakukan koordinasi lanjutan antara Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, BPSDM dan Kemenristek Dikti sehingga permasalahan-permasalahan tersebut dapat segera teratasi.

whatsapp-image-2016-10-10-at-14-59-04-1

 

 

WORKSHOP QSS

no-4

Pada hari Rabu sampai dengan Kamis Tanggal 05-06 Oktober 2016 STIP Jakarta yang dalam hal ini di prakarsai oleh bagian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melaksanakan kegiatan workshop tentang persiapan Quality Standard System (QSS) yang berbasis ada STCW 1978 Amandement 2010

dengan mengundang narasumber pada hari pertama dari Ditkapel yaitu Bapak Capt. Ferry Akbar dan Bapak Capt. Bharto Ari Raharjo yang membahas masalah penerbitan sertifikat, STCW dan IMSAS (IMO Member State Audit Scheme).

hari-ke-2-01

Pada hari ke dua di isi oleh nara sumber dari dosen STIP yaitu Bapak Capt. Yan Riswandi.,M.Sc yang membahas tentang STCW Amandement 2010 khususnya berkenaan dengan pelaksanaan Training yang di selenggarakan oleh STIP harus sesuai dengan Regulasi dari STCW untuk menunjang persiapan STIP dalam menghadapi kedatangan Auditor Eksternal dari IMO yang kemungkinan akan di laksanakan pada awal tahun 2017.

Pelaksanaan workshop ini merupakan titik awal persiapan STIP dalam menghadapi Eksternal Audit IMO, di mana setelah kegiatan workshop ini akan di lanjutkan dengan kegiatan Audit Internal yang mengacu pada STCW 2010 dan kemudian akan di teruskan dengan kegiatan Audit Eksternal dari Ditkapel untuk STIP.

hari-ke-2-no-02